Mengulas Seputar Manfaat dan Kegunaan Bahan Kimia yang Dijual Toko Kimia

Beaker Glass/ Gelas Kimia

Beaker Glass ( Gelas Kimia ) : kegunaan dan Ukurannya

Beaker Glass ( Gelas Beaker ) kadang kala disebut sebagai Gelas Kimia adalah sebuah wadah penampung yang digunakan untuk mengaduk, mencampur, dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium, umunya gelas ini dilengkapi ukuran/ berskala/ takaran yang terdapat pada sisi beker yang mengindikasikan volume tertampung.

contoh, gelas piala dengan volume 250 mL ditandai dengan garis-garis yang mengindikasikan volume zat tertampung sebesar 50, 100, 150, 200, dan 250 mL. Skala ini tidak ditujukan untuk pengukuran volume dengan tepat (lebih cocok menggunakan gelas ukur atau labu ukur untuk keperluan ini), tetapi untuk sekadar estimasi. Kebanyakan gelas piala akurat hingga ~10%.

DIN EN ISO 3819:2015-12 menentukan jenis dan ukuran gelas piala sebagai berikut:

DIN EN ISO 3819:2015-12
DIN EN ISO 3819:2015-12

Beaker glass merupakan salah satu peralatan laboratorium yang paling umum digunakan terutama di bidang ilmu kimia, biologi, farmasi, dan lainnya. Gelas ini memiliki bentuk silindris dengan dasar datar, dan umumnya terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap perubahan suhu drastis dan bahan kimia.

Berikut adalah beberapa fungsi utama dan jenis-jenis dari gelas kimia :

Mengukur Volume :

Salah satu fungsi utama gelas kimia adalah untuk mengukur volume cairan atau larutan dengan tepat. Biasanya, pada sisi gelas kimia terdapat skala ukuran volume yang memudahkan pengguna untuk membaca jumlah cairan yang diukur.

Mencampur Larutan :

Gelas kimia digunakan untuk mencampur berbagai larutan atau zat kimia dalam proses percobaan atau analisis. Bentuknya yang silindris memungkinkan adanya pergerakan larutan secara efisien.

Menampung Reagen :

Dalam proses analisis kimia, gelas kimia sering digunakan untuk menampung reagen atau zat kimia yang akan direaksikan dengan zat lainnya. Ini membantu dalam pengaturan percobaan dan memudahkan penambahan zat-zat secara bertahap.

Memanaskan Zat :

Beberapa jenis gelas kimia dirancang untuk tahan panas, sehingga dapat digunakan untuk memanaskan larutan atau zat kimia tertentu di atas pemanas atau penangas.

Visualisasi :

Selain fungsi praktisnya, gelas kimia juga sering digunakan untuk tujuan visualisasi, seperti menampilkan larutan dalam presentasi atau demonstrasi praktikum.

Jenis – jenis Gelas Kimia Berdasarkan Bahan Pembuatnya

Gelas Kimia Kaca
Bahan dasar dari gelas kimia ini adalah kaca borosilikat. Borosilikat mengandung boron trioksida, sehingga memungkinkannya menahan perubahan suhu yang ekstrem. Gelas kimia bahan ini memiliki ketahanan yang sangat baik, karena dapat menahan suhu hingga 400°C

Gelas Kimia Plastik
Gelas kimia juga ada yang berbahan dasar plastik. Ada beberapa jenis bahan plastik yang bisa digunakan, antara lain:

  • Low density polyethylene (LDPE) tahan pada kisaran suhu -100°C hingga 80°C
  • High density polyethylene (HDPE) tahan pada kisaran suhu -100°C hingga 120°C
  • Polipropilena (PP) tahan pada kisaran suhu 0°C hingga 135°C
  • Polimetilpentena (PMP) tahan pada kisaran suhu 20°C – 175°C
  • Polytetrafluoroethylene (PTFE) tahan pada kisaran suhu -100°C – 260°C

Gelas Kimia Logam

Gelas kimia berbahan logam terbuat dari alumunium atau baja yang tahan karat. Bahan logam tidak akan bisa pecah. Gelas kimia aluminium bisa menahan suhu hingga 340°C, sementara gelas kimia stainless steel akan aman hingga suhu 550°C.

Jenis Beaker Glass ( Gelas Kimia )

Gelas Kimia Standar (Griffin)

Baker Glass Griffin
Baker Glass Griffin

Jenis beaker glass ada yang berbentuk rendah atau standar, dikenal juga dengan gelas kimia Griffin. Ukuran gelas ini sekitar satu setengah kali lebih tinggi, daripada lebarnya.
Jenis gelas kimia ini terdapat bagian corong kecil (cerat) untuk menuangkan isinya. Dalam hal ini, gelas kimia bentuk rendah bahan plastik mungkin akan memiliki pegangan agar larutan mudah dituang.
Alasnya yang lebar dan rata, membuat beaker glass jenis ini ideal digunakan untuk pemanasan di atas hot plate .

Gelas Kimia Tinggi (Berzelius)

Baker Glass Berzelius
Baker Glass Berzelius

Beaker glass berbentuk tinggi disebut dengan Berzelius. Bentuknya dua kali lebih tinggi dari lebarnya. Gelas kimia yang tinggi ini digunakan untuk melakukan titrasi.

Jenis gelas kimia ini memiliki sisi yang sedikit meruncing, dan ada cerat untuk menuang.

Gelas Kimia Datar ( kristalisasi )

Baker Glass kristalisasi
Baker Glass kristalisasi

Jenis gelas kimia lainnya ada gelas kimia datar yang disebut juga gelas kristalisasi, yang tidak memiliki tanda pengukur. Gelas kimia kristalisasi digunakan sebagai wadah untuk melakukan proses kristalisasi atau penangas.

Gelas Kimia Philips

Baker Glass Philips
Baker Glass Philips

Jenis gelas kimia selanjutnya ada gelas kimia Philips. Bentuk gelas ini seperti kerucut, dangan bentuk corong lebih sempit dibanding alas atau dasarnya. Fungsi gelas kimia Philips sama dengan gelas Griffin.

Teknik membaca Skala Gelas Kimia
Winda Andriani dalam e-paper yang diunggahnya dalam academia.edu, menyebutkan cara penggunaan gelas kimia adalah sebagai berikut:

  • Mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan.
  • Pada bagian meniskus, cairan harus menyentuh bagian atas garisnya.
  • Jika menyentuh bagian bawah, maka perlu ditambah cairan untuk ketentuannya.
Teknik membaca Skala Gelas Kimia
Teknik membaca Skala Gelas Kimia

 

Cara Membersihkan Gelas Kimia

Reni Astuti dalam bukunya yang berjudul Manajemen Laboratorium, menjelaskan cara membersihkan gelas kimia adalah sebagai berikut:

Bersihkan gelas kimia dengan cara pemanasan atau melarutkan zat bersama dengan cairan pencuci.
Pembersihan gelas kimia harus dilakukan dengan hati-hati, agar bisa mendapatkan data yang akurat.
Peralatan untuk analisis lebih baik dicuci dengan reagen pembersih, seperti asam kromat atau campuran konsentrat asam sulfat, dan asam nitrit.
Bilas gelas kimia dengan air atau aquades (air penyulingan) sebanyak 3 kali.
Kebersihan peralatan seperti gelas kimia akan menentukan kejelasan data pengamatan, karena menentukan ketepatan hasil percobaan. Perlu diperhatikan, pencucian alat kimia seperti gelas ini sebaiknya menghindari penggunaan deterjen yang berlebihan, karena berisiko mengkontaminasi peralatan.

Perbedaan Gelas Kimia dan Gelas Ukur

Sebagian orang terkadang keliru dalam pemakaian gelas kimia dan gelas ukur. Walaupun keduanya termasuk alat laboratorium, keduanya memiliki perbedaan.
Dijelaskan dalam e-paper situs id.scribd.com yang diunggah oleh Fatimah Novrianisa, perbedaan gelas kimia dan gelas ukur terdapat pada fungsinya.
Gelas ukur adalah gelas yang digunakan sebagai alat ukur, sementara gelas kimia merupakan alat tampung.
Intinya, gelas kimia difungsikan untuk melarutkan dan mencampur suatu zat, sedangkan gelas ukur adalah gelas yang digunakan hanya untuk mengukur suatu larutan.

 

Terima Kasih telah membaca Artikel ini, Semoga Artikel ini Bermanfaat, berilah komental bila Anda 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Scroll to Top